Kisah nyata yang sangat menyeramkan
dan mengerikan ini,
terjadi pada seorang dokter pria
yang bekerja di lantai tujuh gedung baru
Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo Jakarta.

Pada hari Kamis malam Jumat
beliau terpaksa pulang larut malam
sekitar jam dua belas malam sendirian.

Sampai di depan lift,
dia pun menekan tombol untuk turun.
Kemudian pintu lift terbuka tanpa ada siapa-siapa di dalamnya.

Dia masuk dan menekan tombol “B” untuk menuju Basement.
Tetapi anehnya, kenapa lift itu bukannya turun
melainkan terus naik ke atas.

Lift berjalan terus hingga sampai tingkat teratas,
yaitu lantai delapan, kemudian berhenti dan terbuka.

Ketika pintu lift terbuka,
ada seorang wanita tua berambut putih dengan pakaian serba putih,
masih tampak cantik dan menawan,
tersenyum ramah, dan masik ke dalam lift.

Si dokter pria tersebut merasa heran,
karena dia tidak pernah melihat seorang wanita tua itu
selama dia bekerja di gedung tersebut.

Wanita tua tersebut masuk lift, dan berdiri di belakangnya.

Sesaat kemudian,
tercium wangi bunga melati dan sedap malam yang menusuk hidung,
maka dia pun bertanya-tanya dalam hatinya…..
siapa wanita tua tersebut, mengapa sendirian,
dan kenapa sudah malam begini belum pulang ke rumahnya?

Mau menyapa ragu-ragu, jangan-jangan…..
jadi masing-masing saling diam.

Dalam suasana hening dan sunyi itu,
lift turun perlahan-lahan tingkat demi tingkat.

Tapi ketika sampai pada lift ke lima,
tiba-tiba lampu lift padam dan lift berhenti.

Seketika itu juga dia mencium aroma bau bangkai
yang teramat busuk, yang sangat mengganggu nafasnya.
Dan bulu romanya tiba-tiba merinding,
mulutnya terkunci tidak bisa berbicara.

Dia pun langsung berkeringat dingin dan…..
sebisa-bisanya berdoa memohon bantuan malaikat pelindung,
sambil memberanikan diri dan perlahan-lahan
menoleh ke belakang setelah lampu lift menyala.

Apa yang dilihatnya…..?
Tiba-tiba saja wanita tua yang berada di belakangnya itu
tertawa tersipu-sipu…… sambil berkata,

“Maaf dokter, saya sedang sakit perut,
tadi saya berkali-kali kentut.”