Kau adalah wanita rapuh nan tegar yang kukenal
pribadi lentur bagai pohon bambu
juga keras karena bentukan pengalaman.

Kau adalah seorang ibu yang mulia
batu karang tempat menyimpan air mata kearifan
air susu kehidupan dari butiran air mata yang menjelma jadi permata.

Kau adalah seorang kakak yang penyabar
mampu mengolah gundah menjadi senyum ketenangan.

Kau adalah sahabat yang tak pernah mengumpat
karena pertemuan bagimu adalah anugerah
perjumpaan bagimu bukan kebetulan.

Kau adalah pribadi unik
dimensi transenden yang mempu menghadirkan Tuhan
Pewarta cinta kasih dengan cara diam.

Ia ada bagi mbak
Ia hadir untuk mbak
Tuhan menyertai.

“Jika kau punya harapan maka seluruh alam semesta akan membantumu mengabulkan pengharapan itu” (masih ingat ini kata-kata siapa?). Dan jika kau berdoa dalam iman maka seluruh alam semesta akan membantu mengabulkan doamu.

“Pada waktu di hidupku
pencobaan berat menekan
aku berseru menggapaimu, ya Tuhan.
nyatakan kehendakMu……..bla…..bla……”
Masih ada lagu ini?