Arti PP di belakang nama Paus

 

Di bawah gambar Paus kita sekarang tertulis nama Benediktus XVI PP. Apa arti PP yang dimaksud?

 

Istilah “PP” berkaitan dengan salah satu gelar Kaisar Roma, waktu umat kristiani di Gereja muda masih dikejar-kejar dan malah banyak yang dibunuh. Pada waktu itu kaisar dianggap sebagai “anak dewa” dan disebut Pontifek Maximus yang berarti “pembuat jembatan yang terbesar.” Kaisar harus dihormato karena ia dianggap sebagai penghubung antara umat kekaisaran Roma dengan dewa. Kata Pontifex sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu pons yang berarti “jembatan” dan facere yang berarti “membuat.” Jadi pontifek berarti orang yang membuat jembatan.

 

Kemudian pada waktu Konstantinus menjadi kaisar pada abad ke-4, beliau menjadi katekumen dan kemudian dibaptis. Masa kekaisarannya merupakan era kebebasan umat kristiani karena ia memberi kebebasan kepada para pengikut Kristus. Ia pun tidak lagi menggunakan gelar Pontifek Maximus.

 

Kemudian pada akhir abad V kota Roma jatuh, dan lama kelamaan posisi Paus menjadi lebih kuat. Kemudian gelar “PP” dipergunakan oleh. Tetapi “PP” di sini diberi arti baru yaitu Pontifex Pontificiorum yang berarti “yang pertama di antara para uskup lain.” Seorang uskup adalah pembuat jembatan (pengantara) antara umat kristiani dengan Allah. Nah, dalam hal ini Paus adalah “yang pertama” dan memiliki posisi khusus di antara para uskup. “PP” adalah gelar untuk Paus sebagai “pembuat jembatan utama antara manusia dengan Allah,” sekaligus mempersatukan semua uskup satu sama lain dan juga mempersatukan semua umat manusia. Pada waktu Paus Yohanes Paulus II meninggal pada tanggal 2 April 2005 dan dimakamkan pada pertengahan April 2005 di Roma, banyak pimpinan negara datang untuk menghormatinya, sebab mereka merasa bahwa walaupun sering tidak sepandangan, beliau adalah pribadi yang telah banyak mempersatukan manusia dari berbagai kalangan dan bangsa.

 

Disadur dari tulisan Pst. Frans Vermeulen OSC yang dimuat dalam  Berita Katedral  (BERKAT) edisi Mei 2006.